Para ilmuwan UIN Jakarta berhasil menorehkan namanya kembali di tahun ini dalam daftar yang dirilis webometrics pada bulan Maret 2017 lalu. Sebanyak 15 ilmuwan yang sebagiannya merupakan guru besar UIN Jakarta menjadi bagian dari 602 profil di google scholar yang memiliki H-indek 10 ke atas.
Sebelumnya, apa itu H-indek? H-indek adalah salah satu indeks yang dipakai untuk mengukur kutipan pada karya ilmiah seseorang. Semakin banyak karyanya yang dikutip dan semakin tinggi kutipan pada salah satu karya ilmuwan tersebut, maka H-indek akan semakin tinggi. Sesuai dengan rilis daftar webometrics, para ilmuwan setidaknya punya H-indek 10, yang berarti minimal 10 dari karya mereka dikutip paling sedikit oleh 10 karya lain.
Beberapa nama guru besar yang terdaftar di dalamnya mungkin paling sering terdengar oleh kalangan mahasiswa. Yup, ada bapak Azyumardi Azra yang merupakan guru besar Fakultas Adab dan Humaniora (FAH). Beliau berada di peringkat 6 se-Indonesia dengan catatan H-index sebanyak 35 dan sitasi 4487. Nama lain yang terdaftar dan juga terkenal namanya adalah bapak Komaruddin Hidayat yang berada di peringkat 162 se-Indonesia dengan catatan H-indek 14 dan sitasi 986. Selain dua guru besar yang pernah menjabat sebagai rektor UIN Jakarta tersebut, masih ada 13 nama lainnya yang informasi selengkapnya dapat dilihat di:
http://lpm.uinjkt.ac.id/ilmuwan-uin-jakarta-kembali-terindeks-dalam-rangking-of-indonesian-scientist/

Wah jadi tau kalo webometrics ga cuma ngasih info tentang ranking universitas aja, good info...
ReplyDelete